Merah Putihku Takkan Pernah Terpasung
Baru saja kemarin bangsa Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke 64 tahun pada tanggal 17 Agustus 2009, dengan motto Damainya Indonesia Bersatu. Meskipun akhir-akhir ini Indonesia dalam situasi yang sangat genting karena munculnya kembali para teroris yang tidak berperi kemanusiaan. Indonesia tetap merayakan kemerdekaannya secara serentak dari Sabang sampai Merauke.
Dengan tidak punya hati nurani teroris kembali melakukan aksi bom bunuh diri di Hotel J.W Marrioot dan Hotel Ritz Carlton dalam waktu yang hampir bersamaan pada hari Jumat, 17 Juli 2009, yang menyebabkan orang-orang yang tidak berdosa menjadi korban kekejaman para teroris ini. Selain banyaknya korban ada berbagai pihak yang mengalami kerugian materil yang tidak sedikit, seperti pihak penyelenggara datangnya tim sepak bola Manchester United yang akan berhadapan dengan Indonesia All Star, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin, 20 Juli 2009. Tapi semua impian bangsa Indonesia pupus sudah dengan adanya aksi teroris yang tidak bertanggung jawab tersebut.
Namun dengan kerja keras para aparat kepolisian yang bekerja sama dengan masyarakat setempat akhirnya beberapa orang teroris dapat tertangkap pada tanggal 8 Agustus yang lalu di daerah Bekasi dan Temanggung, Jawa Tengah. Meskipun Noordi M Top belum tertangkap, tapi Indonesia telah menunjukkan taringnya dan telah menunjukkan kinerja yang baik sekali dengan tertanggkapnya para teroris tersebut.
Dengan tertangkapnya para teroris beberapa waktu lalu bangsa Indonesia bisa sedikit bernafas dengan lega walaupun Noordin M Top belum tertangkap. Tapi Bangsa Indonesia bisa merayakan Kemerdekaan Indonesia dengan sangat khidmat di berbagai daerah dan Sang Merah Putih pun berkibar dengan gagahnya.
Seperti pengibaran Sang Saka Merah Putih yang diadakan rutin setiap tahun di istana Negara yang dihadiri oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta para petinggi dari pemerintahan dan rakyat Indonesia yang menghadirinya.
Selain itu juga Indonesia telah membuat prestasi yang membanggakan di Laut Bunaken, Pantai Melalayang Menado Sulawesi Utara, dengan adanya pengibaran Sang Merah Putih di bawah laut dengan peserta kurang lebih dari 2500 orang penyelam dari berbagai Negara di kedalaman antara 15 hingga 22 meter selama 15 menit yang telah memecahkan rekor dunia. Dan juga adanya rangkaian acara Internasioanal yang bertajuk “Sail Bunaken 2009” antara lain olahraga bahari, kirab kota, dan parade kapal perang internasional yang diikuti oleh kurang lebih 40 negara.
Dengan adanya prestasi yang membanggakan tersebut, Indonesia akan terus berjaya dan Merah Putih pun tidak akan pernah terpasung dengan adanya teroris yang telah membuat porak poranda bangsa ini maupun dengan adanya ancaman dari pihak luar. Semangat yang terus berkobar dalam setiap aliran darah setiap bangsa Indonesia dan Gagahnya Merah Putih yang akan terus berkibar di negri Indonesia ini, serta bersatunya bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke Indonesia akan selalu Jaya dan Damai Bersatu.
Mari kita sebagai bangsa Indonesia yang baik saling bahu- membahu dalam membrantas teroris dan berperan serta aktif secara proporsional. Agar Merah Putih tidak akan pernah terpasung dalam kebengisan orang-orang yang tidak berperi kemanusiaan dan tidak bertanggung jawab baik di negeri sendiri maupun dari pihak luar.
Hidup Indonesia….! Merdeka….Merdeka….Merdeka….!
Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap dipuja-puja bangsa
Disana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Sampai akhir menutup mata
MERAH PUTIH TIDAK AKAN PERNAH TERPASUNG ……!!!!
Merdeka….Merdeka…. Merdeka….!!!!
Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia ke-64 tahun ….
DAMAI INDONESIA BERSATU…..
INDONESIA SELALU JAYA….